VVT-i

Mekanisme VVT-i atau Variable Valve Timing intelligent adalah pengaturan bukaan katup variabel yang dikembangkan oleh Toyota.

VVT-i yang diperkenalkan pada tahun 1996 menggantikan VVT yang sebelumnya telah diperkenalkan pada tahun 1991.

Pada VVT-i yang diatur hanya katup masuknya saja, akan tetapi pada dual VVT-i yang diatur adalah katup masuk dan katup keluar.

Pada VVT-i ini bagian yang divariasikan adalah timing atau waktu pembukaan-tutup katup masuk (intake valve) dengan cara merubah atau menggeser posisi poros cam penggerak katup masuk (intake camshaft) terhadap puli camshaft drive.

Posisi poros cam tergeser karena adanya tekanan dari Fluida yang ditekan oleh pompa. Umumnya Fluida yang digunakan sebagai aktuator untuk menggeser posisi camshaft adalah oli mesin yang diberikan tekanan. Jadi disini maksudnya puli pada intake camshaft adalah fleksibel, camshaftnya bisa diputar maju atau mundur.

Apa untungnya dengan memutar camshaft maju atau mundur ?

Sepertinya terlalu panjang kalau dijelaskan pakai kata-kata, pake tabel sama gambar saja ya. Jadi begini ceritanya :

Timing maju-mundur

Yang gambar diatas, timing intake valve digeser maju atau mundur terhadap puli penggeraknya. Gambar dibawah menjelaskan fungsi atau tujuan ketika timing digeser maju atau mundur.
vvti-12

Jelas? kalau belum belajar dulu mengenai internal combustion engine hehe…. Intinya bukaan intake valve maju atau mundurnya disesuaikan dengan kebutuhan, mau power besar, putaran langsam, atau yang irit bbm bisa diatur.

Semua diatur secara otomotis berdasarkan perintah ECU terhadap pompa penekan yang memberikan tekanan ke fluida sehingga fluida menekan atau menggeser posisi camshaft.

ECU bekerja tidak sembarang memerintah pompa, beliau bekerja berdasarkan refrensi atau laporan-laporan yang diberikan oleh sensor-sensor, misalnya sensor kecepatan, putaran mesin, dan lain sebagainya.

Terus, yang bikin camshaft geser maju atau mundur apa?


Yang pasti ada yang menggerakkan, ga bisa gerak sendiri, yang mistis aja perlu jin kok. Sebelumnya liat dulu ilustrasi diatas, disitu terlihat adanya bagian yang bergerak didalam puli karena adanya dorongan dari tekanan oli. Yang memberikan tekanan pada oli adalah pompa oli.


Apa yang mengatur pompa oli? Yang mengatur adalah ECU dengan masukan dari beberapa sensor, diantaranya : kecepatan putaran mesin, volume udara masuk, posisi throttle dan sensor posisi camshaft itu sendiri sebagai respon balik.

Dalam perkembangannya, pada tahun 1998 Toyota mengembangkan lagi VVT-i ini tidak hanya untuk intake valve saja, tapi juga pada exhaust valve, yang kemudian diberi nama Dual VVT-i. Kalau yang dijual TAM di Indonesia ada Camry yang sudah menggunakan teknologi ini.

Nah, dari semua paparan diatas tujuannya cuman satu, yaitu mendapatkan power dan torsi yang optimal di semua kondisi dan beban kerja dengan tetap irit bahan bakar.

Kalau masih kurang jelas juga, ini Mr.Icrixs punya refrensi video dari tante Youtube. Semoga bisa membantu pemahaman brotha n sista sekalian n semoga juga i-netnya gak lemot. hehe

Comments
  1. Rio Krisma Riawan says:

    Makasih ya. . .
    Udah kasih tahu. . .walaupun yg masuk 69 persen. .
    Mungkin ku ja yg gk nangkap. . . .
    1x lg makasih banyak ya. .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s