BATERAI

Baterai atau yang biasa disebut dengan “ACCU (AKI)” merupakan salah satu komponen pada sepeda motor yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh sistem kelistrikan pada sepeda motor.
Baterai berfungsi sebagai sumber arus listrik pada kendaraan, misalnya saja pada saat melakukan starter, baterai berfungsi sebagai penyedia arus pertama saat melakukan starter agar mesin dapat dengan mudah dihidupkan, serta menyuplai arus listrik ke komponen-komponen kelistrikan lainnya.

Pada sepeda motor jenis baterai/accu yang umumnya digunakan terdiri dari 2 macam:

  1. Baterai/Accu Basah.
  2. Baterai/Accu Kering

Accu Basah

Baterai/Accu basah adalah accu yang paling banyak digunakan pada kendaraan hingga saat ini. Accu ini berisi air accu(cairan asam belerang / sulfuric acid). Pada accu basah, terdapat lubang dengan tutup yang dapat dibuka-tutup untuk menambah air accu. Air accu dapat berkurang saat accu digunakan. Hal ini terjadi karena reaksi kimia di dalam accu antara air accu dengan sel accu.

Keuntungan menggunakan accu basah:

  • Dapat menggunakan ‘vitamin accu’ berupa tablet yang dijual di toko asesoris atau larutan EDTA, untuk memperpanjang usia pakai accu tersebut. Harga relatif lebih murah dibandingkan jenis aki yang lain.

Kerugian menggunakan accu basah

  • Wajib memeriksa ketinggian air accu secara berkala, jika air accu berada di bawah level LOW, dapat merusak sel accu. Memiliki tingkat Self-Discharge paling besar (0.8-1.0% volume/day)

Accu Kering (Accu MF)

Accu kering/Accu Maintenence Free merupakan suatu produk accu yang menggunakan desain khusus sehingga dapat menekan penguapan air accu . Dengan demikian keuntungan dari accu kering ialah tidak diperlukannya penambahan ulang air aki sehingga perawatan menjadi lebih mudah akan tetapi biasanya harga accu kering lebih mahal jika dibandingkan dengan harga accu basah.

KONSTRUKSI BATERAI

  • Pelat positif dilekat pada lead dioxide
  • Pelat negatif dilekat pada sponge lead
  • Pelat positif dan negatif dipasang antara satu dengan yang lain tidak bersentuhan
  • Sel dibangun dengan pemisah untuk mencegah sentuhan  dan konsleting antara pelat positif dan negatif
  • Masing-masing sel menghasilkan 2 Volt dengan mengabaikan jumlah pelat
  • Semakin banyak jumlah pelat pada masing-masing sel semakin besar arus yang dapat dihasilkan
  • Masing-Masing Sel dipisahkan oleh sekat yang terbuat dari plastik
  • Koneksi listrik dibuat oleh konektor utama yang terdapat pada bagian atas masing-masing sel dan menghubungkan antara pelat satu dengan yang lain
  • Pelat positif (lead dioxide) and negatif (lead) terendam oleh elektrolit
  • Komposisi elektolit adalah 36% asam sulfat dan 64% air (H2SO4)
  • Beda potensial (tegangan) yang dihasilkan antara lead peroxid dan lead adalah 2.1 volt

 

 

 

vSelama baterai dipergunakan lead oxide dengan elektrolite akan melepas oksigen di dalam elektrolit untuk membentuk air
v
vKombinasi Lead dengan elektrolit akan menjadi lead sulfate
v
vKetika baterai kosong, kedua plat menjadi lead sulfate dan elekrolite akan menjadi air murni
Comments
  1. Suliztiyo Achmad says:

    Sungguh Sangat Bermanfaat

  2. Franko Cahyo says:

    #pencetlangsungstart Toko Jual Aki GS Astra dan Yuasa Battery di Jogja 0818.272.580(XL) bahpetrukmuda-accu.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s