Sepeda Ontel

Posted: March 20, 2012 in #CatatanLiarku

“Ngowes Keliling Kota oleh-oleh keserempet Mobil”
Walaupun rada alay dan gaya menulisnya ngawur, yang penting blog ane ada isinya…

—————————————->Hari ini, ku kayuh sepeda bututku menglilingi kota dimana aku menuntut ilmu untuk yang kesekian kalinya,..
Dalam perjalanan yang lumayan melelahkan baik fisik maupun mental kutemui banyak hal yang dapat aku jadikan arsip pelajaran untuk hari ini…

Kukayuh sepedaku menyusuri sudut-sudut perkotaan dimana para beruang di kota ini banyak ditemukan

Disaat para beruang begitu bangga dengan mobil mewah dan sepeda motor keren yang mereka gunakan..
Aku justru bangga dengan sepeda ontel yang ku kayuh…
Kukayuh terus sepeda ini dan kugunakan badan jalan hanya “sepersekianpersen” dari jalan yang mereka gunakan..
Sepedaku seakan akan tidak memiliki hak di jalan itu…
Mobil mereka yang dengan sombongnya berbunyi dan trus berbunyi tanpa sabar, seakan-akan aku harus segera keluar dari jalan itu… “Tiiiiiiiiiiiittttttttttttttt….tiiittt..tit”..
Entah apa yang dikatakan mobil itu,,
Yang jelas semua itu telah mewakili sifat dari si pemilik mobil..

Mobil tersebut berusaha mendorongku dan sepeda bututku untuk segera turun dari badan jalan..
Ukuranku yang jauh berbeda akhirnya membuat kami terjatuh dan menyerah atas apa yang telah mereka lakukan…

Pandangan mereka seakan-akan aneh…
Entah apa yang ada difikiran mereka, yang jelas ini aku…
Aku memang seperti ini, tak memiliki apa yang mereka miliki.
Dan mereka tak memiliki apa yang aku miliki…
Aku terkadang kecewa atas semua keterbatasanku, namun aku juga bangga atas apa yang telah kumiliki…
Rasa kecewa dan rasa bangga yang berperang antara satu dengan yang lainnya hingga akhirnya kedua rasa tersebut melebur menjadi satu dalam sebuah kebersamaan yaitu suatu “KEPUAASAN”…
Aku puas karena aku berhasil mengayuh sepeda disaat orang lain bangga menggunakan mobil-mobil mewah mereka..
Aku puas karena aku berhasil mengelilingi kota ini menggunakan sepeda ontel…
Aku puas melihat pandangan-pandangan aneh mereka kepadaku…
Aku puas atas luka baru yang telah aku peroleh akibat terserempet mobil…
Dan aku puas, karena berhasil menulis tulisan aneh tanda sakit hati ini…

Hidup ini memang penuh dengan perbedaan…
Perbedaan yang membuat kita semakin berbeda-beda..
Perbedaan yang terkadang tanpa memandang tujuan…
Perbedaan yang seakan-akan memaksakan kehendak seseorang untuk berubah menjadi wujud setan yang ada di dalam diri.

Di mana wujud perbedaan dengan satu tujuan yang ada pada semboyan negeri ini…??
Kita memang berbeda, tetapi kita tetap satu jua..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s